Langsung ke konten utama

Ikuti Blog Ini Agar Update

Promosi Kreatif Kebablasan

 Penggunaan nama Muhammad dan Maria sebagai copywriting promosi miras gratis dari salah satu tempat kumpul, makan, dan minum miras itu memang tidak bisa dianggap remeh.

Semua orang juga tahu bahwa minum miras (minuman keras) dihukumi haram baik di dalam Quran maupun Injil. Salah satunya di Al Maidah 90 dan Imamat 9:8-9
Sengaja menggunakan 2 nama simbolik dalam kedua agama ini, adalah Tindakan ceroboh, gak mikir, HANYA demi VIRALITY, plot twist, dan kebablasan.
Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam adalah nabi besar dan junjungan dan teladan yang baik bagi umat Islam, sedangkan Maria atau yang dikenal dengan Maryam adalah ibu dari Nabi Isa Alaihissalam juga sangat dijunjung dalam Islam. Bahkan di kitab Al-Quran juga menjadikan nama Maryam menjadi nama salah satu surat yakni surat ke 19
Walaupun banyak orang yang bernama seperti 2 nama tersebut dan mereka berperilaku di luar nilai-nilai kebaikan, tetap saja tidak dapat dimaklumi.
Untungnya kasus ini segera ditindaklanjuti melalui penangkapan beberapa staf promosi dan permintaan maaf manajemennya.
Mungkin mereka atau Sebagian orang berpikir, berhasil nih jadi viralnya ….
Iya tapi negative viral, semoga tobat deh direktur kreatifnya.
Zaman ini sudah tidak heran lagi, orang-orang rela melakukan hal konyol demi popularitas, demi biar viral.
Tanpa peduli kontennya mendidik atau tidak, melanggar norma dan etika atau tidak
Yang penting viral ….
Yang penting cuan….
Padahal dulu pernah ada ungkapan ini "Stop Making Stupid People Famous" , tetapi kenyataannya sampai sekarang pun tetap dilakukan. Kreatif boleh, tapi jangan kebablasan
Mari kita buat / viralkan konten-konten yang bermanfaat.
Pusing cara bikin konten bermanfaat yg viral? Gampang kok baca aja ebook ini ......
eaaaaa nggak nggak,, saya lagi males promosi hari ini, sedang berharap sesuatu aja yang sangat penting untuk dapur tetap ngebul…
Semoga dimudahkan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Subsidi dan IKN

  Ada pernyataan menarik dari pak Presiden ttg subsidi.. Kata beliau, bensin, baik pertalite maupun pertamax itu masih subsidi! Kalo gak disubsidi, duitnya itu bisa buat bangun proyek IKN! Wow.. Kalo yg dengar adalah pendukung fanatik, pasti mereka akan menganggap, ini adalah pernyataan yg heroik, yg luar biasa.. Tapi.. Ayolah.. Hidup gak sesederhana maen petak umpet, Bung.. Pertanyaan pertama.. Kenapa sih ada subsidi? Dan duit subsidi itu, dari mana sih? Subsidi itu bisa macam2 sebabnya. Bisa karena negara itu kaya raya! Semisal Arab Saudi yg kaya minyak, maka dia bebaskan minyak. Atau negara2 maju yg membebaskan biaya2 pendidikan sampai universitas. Dan banyak lagi lainnya. Bisa juga karena ekonomi rakyatnya tidak mampu untuk menanggung beban sebuah komoditas. Dan ketidakmampuan ini, dapat menyebabkan roda ekonomi berhenti. Solusi yg paling mudah adalah, menjadikan harga komoditas itu menjadi murah, yaitu dengan memberikan subsidi. Lalu kalo Indonesia yg mana? Hmm.. Agak komplek....

Hati-Hati Membeli Produk Digital Marketplace Luar Negeri

 Produk digital misalnya seperti software, SAAS (web based), tools banyak dijual di dunia khususnya dari marketplace luar negeri seperti jvzoo dan warrior plus selain dari dalam negeri. Anda bisa membeli sesuai dengan kebutuhan bisnis anda. Pada tulisan kali ini, saya hendak menyampaikan Ketika anda memutuskan untuk membeli produk dari marketplace luar negeri, maka harus berhati-hati memilihnya. Jangan tertipu oleh tampilan luar, dan copywriting mereka, tidak semua seller benar-benar bagus produknya dan juga tidak semua jelek. Khususnya dalam hal ini adalah Software web based (SAAS) atau aplikasi yang digunakan tanpa harus install ke dalam computer anda. Ada beberapa aplikasi yang pada akhirnya tidak semua fiturnya berfungsi, tidak seindah yang ditulis pada sales letter mereka. Brett Slansky, salah satu youtuber dan reviewer produk digital juga sering mengupas, membahas soal ini khususnya bagi vendor yang mengklaim dapat meningkatkan traffic dalam sekejap hanya dengan 1 klik mi...