“waktu saya gak punya uang, saya pergi ke lobi-lobi hotel bintang lima ngopi seharga 80ribu untuk mendapatkan experience orang-orang kaya itu bekerja” Kira-kira seperti itu ya cuplikan yang kemarin viral. Terlepas dari itu strategi marketing yg ia berhasil lakukan/dapatkan, seharusnya membuat kita tau bahwa standar orang “tidak punya uang” itu berbeda-beda tergantung dari apa yg ia miliki di keadaan sebelumnya. Ada yang bilang kalau gak punya uang ya bener-bener gak punya uang, gimana bisa beli kopi seharga 50-80 ribu. Lainnya bagi ia gak punya uang itu kalau di tabungannya tidak ada uang 1 juta rupiah, dan juga pasti berbeda-beda lagi tiap orang lainnya. Nah mungkin bagi si mas yang memberi contoh saat gak punya uang lalu ia pergi ke lobi hotel dan pesan kopi 80 ribu itu artinya dia biasanya punya uang belasan or puluhan juta rupiah, namun saat ini hanya ada di bawah 10 juta rupiah sehingga otaknya mengatakan saat itu sedang tidak punya uang. Make sense kan? Nah ini maksudnya i...
Tulisan inspirasi dalam hidup yang pernah tertuang di facebook